Minggu, 29 April 2012

KKGI = 6250 - 27 Maret 2012


Artikel KKGI sebelumnya KKGI = 7300 - 20 Maret 2012

Akankah sebuah hammer menjadikan KKGI bergerak uptrend ?
Mari kita saksikan babak selanjutnya !

Updated 01 Mei 2012, ternyata hammer hitam tidak efek ya untuk reversal, hadooo....

Sekilas Tentang BORN

BORN mengklaim COAL-nya itu adalah Cooking Coal dan bukan Energy coal. Sehingga BORN tidak bisa head-to-head dibandingkan ke semua emiten coal. Menurut BORN, cooking coal  termasuk pada commodity dan benchmarknya ada di either Aussie or New Zealand price. 

Cooking coal itu umumnya dipakai untuk pemanasan pada industry baja. (Jadi bisa saja kalau  KRAS gerak, maka BORN gerak)


BORN dikabarkan berencana berafiliasi dengan BUMI karena mantan Dirutnya (kalau tidak salah) sekarang telah menjadi pimpinannya BUMI dan juga karena strategi BUMI untuk mempunyai berbagai lini jual coal, serta ada rumor bahwa skenario BORN itu disuruh membeli saham BNBR.



Sebenernya karena ga ada comparisonnya di Indo seharusnya BORN bisa dibandingkan dengan sesama cooking coal producer, di Indonesia kemungkinan hanya BYAN dan akan INDY (dengan MTUnya) yang juga menghasilkan cooking coal.

Kamis, 19 April 2012

Group Perusahaan di BEI


Sinar Mas Bakrie Bhakti Astra Panin Lippo Ciputra Budi
BSDE BNBR BCAP AALI AMAG LPCK CTRA BUDI
BSIM BRAU BHIT ASGR CFIN LPGI CTRP TBLA
DSSA BRMS BMTR ASII PANS LPKR CTRS
DUTI BTEL CMNP AUTO PNBN LPPS
FREN BUMI IATA BNLI PNIN
GEMS DEWA MNCN UNTR PNLF
INKP ELTY
PLIN ENRG
SMAR UNSP
SMMA
TKIM

Rabu, 18 April 2012

Perbedaan Warren Buffet - Aliran Teknikal Sejati - Nicolas Darvas

dikutip dari forum junior_trader oleh Siswanto B. Jatmiko


Warren Buffett
Warren Buffett seorang investor pasar saham beraliran fundamental yang kini menjadi konglomerat dunia, Warren Buffett mengatakan bahwa "Saya menyadari bahwa analisis teknikal itu tidak berguna sewaktu saya membalikkan grafik tersebut sehingga yang atas berada di bawah dan saya tidak menemukan sesuatu jawaban yang berbeda dan apabila sejarah masa lampau semuanya tercermin disitu maka yang akan menjadi orang terkaya adalah para pustakawan”.

Aliran Teknikal Sejati
Teori Dow adalah berdasarkan pada kumpulan tulisan dari yang ditulis oleh Charles Dow yang merupakan pendiri dan editor dari Dow Jones, yang menjadi sumber inspirasi dari pengem-bangan bentuk teknikal analisis modern pada awal abad ke 19. Selain itu terdapat pula Ralph Nelson Elliott dan William Delbert Gann yang mengembangkan pula teknik mereka pada awal abad ke 20. Technical Analysis (TA) memberikan ruang untuk melakukan analisa berdasarkan Pattern Recognation  dan melakukan analisa berdasarkan oscillatorataupun analisa berdasarkan gabungan dari Pattern Recognation dan oscilllator, seorang teknikal sejati ber-anggapan bahwa faktor fundamental sudah tercermin dari pergerakan harga, seorang teknikal sejati memprediksikan arah harga saham berdasarkan pola, mereka sangat lihai menarik garis-garis yang menghubungkan dari satu Candlestick ke Candlestick lain,  guna menentukan pola yang akan terbentuk dari suatu saham. Cheol-Ho Park dan Scott H. Irwin mempelajari 95 studi modern atas probabilitas dan menyatakan bahwa 56 di antaranya ditemukan positif, 20 menghasilkan hasil yang negatif dan 19 terindikasi menghasilkan hasil campuran
 
Nicolas Darvas
Menyebut spekulan terkenal tidak akan lengkap tanpa menyebut Nicolas Darvas. Darvas mengembangkan teori yang disebutnya Box Theory yang berhasil membawanya mengubah modal sebesar $25.000 menjadi $2juta hanya dalam waktu 18 bulan. Siapakah Nicolas Darvas? Mengapa majalah Times sampai memberikan hampir satu halaman penuh baginya? Sepertinya tidak akan cukup untuk menceritakan mengenai Darvas dan teorinya tanpa mengetahui perjalanan pencariannya. Perlu diingat bahwa metode Darvas ini sangatlah spekulatif dan sangat berbeda dengan metode investasi konvensional seperti Value Investing. Darvas berhasil membukukan keuntungan yang sangat besar melalui Box Theory yang ia ciptakan, Darvas Box Theory adalah based on technical, suatu teori yang sangat sederhana, mudah di pelajari dan efektif dalam segi waktu, dan darvas box tidak menggunakan Pattern Recognation  sebagai dasar analisanya.

Film tentang Investasi


  1. Wall Street (1987)
  2. The Pursuit of Happyness (2006)
  3. Capitalism: A Love Story (2009)
  4. Wall Street: Money Never Sleeps (2010)
  5. Inside Job (2010)
  6. Margin Call (2011)
  7. Chasing Madoff (2010)


Tips Investasi Saham ke-1

Dikutip dari forum junior_trader


Q : 
Pak Steve, mohon masukannya mengenai pernyataan: "kadang2 ada aja yg ngga jalan2 sekian lama sampe yg megang dibikin frustasi dulu haha atau diturun2in sampe banyak yg cutloss baru terbang" , buat bandar/smart money, keuntungannya/strateginya apa ya kalau tidak banyak yg ikut terbang.. 
Sering bgt kejadian nih udah keep saham, gak jalan2, begitu dijual,hari itu juga dia terbang..

A:
Pak Herman,
tidak semua saham bisa dikontrol oleh satu bandar / fund. Semakin banyak floating share, semakin banyak yang pegang, semakin sedikit ya tentunya semakin mudah dikontrol. Kalau ada saham yg bagus tapi ngga jalan, ya bisa banyak alasan :
- masih belum banyak fund yg tahu value-nya, kalau retail mana mungkin gerakin saham
- ada yg belum sadar bahwa murah atau menganggap sudah mahal maka dijual, jadinya yg buy dan sell seimbang, maka terjadi konsolidasi, harga ngga bergerak
- fund masih mau akumulasi lebih banyak lagi sehingga offer ditebelin atau sengaja dishort dikit agar turun
- fundamental sudah membaik namun masih belum meyakinkan maka banyak yg masih wait and see
- atau fundamental memang bagus namun emiten memutuskan untuk tidak bagi dividen atau mengurangi DPR dgn sejuta alasan
- dsb

Kalau Anda sudah pelajari saham dan value-nya dan menurut Anda harga undervalue atau prospektif dgn target masih jauh, maka selama fundamental tidak berubah, dikeep saja terus pak, anggap Anda buka usaha dan pas saham lagi diam ya mungkin anggap usaha lagi sepi, tapi Anda tahu nanti akan rame, tinggal tunggu waktu saja, yg penting sabar, tapi kalau usaha sepi karena product yg kita jual sudah obsolete atau ada kompetitor besar yg kasi harga murah, ya kita memang baiknya tutup, atau cutloss, tapi selama ngga ada, ya kita bertahan saja. 

Kadang sering kita maunya buy hari ini, besok langsung terbang, kalau ada begitu terus enak, memang semuanya mau gitu haha, tapi ngga mungkin konsisten ada terus, ada kadang saham kita buy, eh malah tahun depan baru jalan, kalau akhirnya pas naik 20% sudah buru2 kita jual, akhirnya nyesel karena sebulan kemudian tambah naik 200%, atau ada saham yg sudah naik 20%, kita hold, begitu kena market crash, rugi 15% langsung nyesel2 dan cutloss, dua bulan kemudian, naik 100%, tambah nyesel lagi, ada yg ngalamin beginian ? :D

Senin, 16 April 2012

Perbedaan NASDAQ dengan NYSE

NASDAQ
NYSE
pasar dealer (dealer market); tidak ada lantai perdagangan fisik dan transaksi yang terjadi hanya pada pasar elektronik sepenuhnya pasar lelang (auction market) - bursa hybrid; masih terdapat perdagangan yang terjadi pada tempat fisik, atau di lantai perdagangan selain transaksi elektronik
dianggap pasar teknologi tinggi, menarik banyak perusahaan yang berhubungan dengan internet atau elektronik; lebih berorientasi kepada perusahaan di level pertumbuhan dalam siklus bisnisnya, namun tidak sepenuhnya benar karena Apple dan Google berorientasi kepada perusahaan besar dan mapan dan dikategorikan blue chip
biaya IPO di NYSE sekitar USD 250.000 biaya IPO hanya USD 50.000 - USD 75.000
biaya tahunan sekitar USD 27.500 biaya tahunan sekitar USD 500.000

Senin, 09 April 2012

Batasan Auto Rejection

Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan kebijakan autorejection secara simetris, yaitu batas atas dan batas bawah sama.


Jenis Kisaran harga (Rp) Batas AR
NON-IPO
< 50
Rp. 50
50 - 200
35%
200 - 5000
25%
> 5000
20%
IPO
2x dari atas

Satuan Perubahan Harga Saham (Fraksi) pada BEI


Satuan Perubahan Harga (Fraksi) :
Harga (Rp.) Step Value (Rp) Maximum Price Step (Rp) *
< 200
1
10
200 - 500
5
50
500 - 2000
10
100
2000 - 5000
25
250
> 5000
50
500

Catatan
* Jenjang maksimum perubahan harga adalah 10x fraksi harga, masih berada di bawah batas auto rejection dan tidak berlaku pada pre-opening.

Fraksi dan jenjang maksimum perubahan harga di atas berlaku untuk satu Hari Bursa penuh dan disesuaikan pada Hari Bursa berikutnya jika Harga Penutupan berada pada rentang harga yang berbeda. Jenjang maksimum perubahan harga dapat dilakukan sepanjang tidak melampaui batasan persentase auto rejection.

sumber - http://www.idx.co.id/Home/AboutUs/TradingMechanism/Equities/tabid/82/language/id-ID/Default.aspx