Rabu, 18 April 2012

Perbedaan Warren Buffet - Aliran Teknikal Sejati - Nicolas Darvas

dikutip dari forum junior_trader oleh Siswanto B. Jatmiko


Warren Buffett
Warren Buffett seorang investor pasar saham beraliran fundamental yang kini menjadi konglomerat dunia, Warren Buffett mengatakan bahwa "Saya menyadari bahwa analisis teknikal itu tidak berguna sewaktu saya membalikkan grafik tersebut sehingga yang atas berada di bawah dan saya tidak menemukan sesuatu jawaban yang berbeda dan apabila sejarah masa lampau semuanya tercermin disitu maka yang akan menjadi orang terkaya adalah para pustakawan”.

Aliran Teknikal Sejati
Teori Dow adalah berdasarkan pada kumpulan tulisan dari yang ditulis oleh Charles Dow yang merupakan pendiri dan editor dari Dow Jones, yang menjadi sumber inspirasi dari pengem-bangan bentuk teknikal analisis modern pada awal abad ke 19. Selain itu terdapat pula Ralph Nelson Elliott dan William Delbert Gann yang mengembangkan pula teknik mereka pada awal abad ke 20. Technical Analysis (TA) memberikan ruang untuk melakukan analisa berdasarkan Pattern Recognation  dan melakukan analisa berdasarkan oscillatorataupun analisa berdasarkan gabungan dari Pattern Recognation dan oscilllator, seorang teknikal sejati ber-anggapan bahwa faktor fundamental sudah tercermin dari pergerakan harga, seorang teknikal sejati memprediksikan arah harga saham berdasarkan pola, mereka sangat lihai menarik garis-garis yang menghubungkan dari satu Candlestick ke Candlestick lain,  guna menentukan pola yang akan terbentuk dari suatu saham. Cheol-Ho Park dan Scott H. Irwin mempelajari 95 studi modern atas probabilitas dan menyatakan bahwa 56 di antaranya ditemukan positif, 20 menghasilkan hasil yang negatif dan 19 terindikasi menghasilkan hasil campuran
 
Nicolas Darvas
Menyebut spekulan terkenal tidak akan lengkap tanpa menyebut Nicolas Darvas. Darvas mengembangkan teori yang disebutnya Box Theory yang berhasil membawanya mengubah modal sebesar $25.000 menjadi $2juta hanya dalam waktu 18 bulan. Siapakah Nicolas Darvas? Mengapa majalah Times sampai memberikan hampir satu halaman penuh baginya? Sepertinya tidak akan cukup untuk menceritakan mengenai Darvas dan teorinya tanpa mengetahui perjalanan pencariannya. Perlu diingat bahwa metode Darvas ini sangatlah spekulatif dan sangat berbeda dengan metode investasi konvensional seperti Value Investing. Darvas berhasil membukukan keuntungan yang sangat besar melalui Box Theory yang ia ciptakan, Darvas Box Theory adalah based on technical, suatu teori yang sangat sederhana, mudah di pelajari dan efektif dalam segi waktu, dan darvas box tidak menggunakan Pattern Recognation  sebagai dasar analisanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar