Sektor finance umumnya labanya masih dalam bentuk piutang, jadi belum ada uang yang direalisasikan. Kalaupun sudah direalisasikan, biasanya dipakai lagi untuk penyaluran kredit atau bayar utang ke bank atau obligasi. Coba lihat2 laporan keuangan saham finance, biasanya cash flow operasionalnya cenderung negatif. Sektor ini memang tumbuhnya dari hutang-berhutang, jadi beneran main selisih bunga utang dan piutang.
Karena bisnis finance pertumbuhannya bagus maka kebutuhan akan dananya juga makin lama makin besar. Hal ini mungkin dipandang bisnis yang resikonya besar terutama terhadap ancaman krisis. Tapi tahun-tahun lalu sektor finance bagi dividennya gede karena PER nya kecil.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar